Rizq Technology – Exploring Your iDea.

All about My Experiences, Knowledge and Thoughts.

Menghitung Subnetting IP.

Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi.

Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.

Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?

Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
  5. Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.64
    192.168.1.128
    192.168.1.192
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.65
    192.168.1.129
    192.168.1.193
    Host Terakhir
    192.168.1.62
    192.168.1.126
    192.168.1.190
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.63
    192.168.1.127
    192.168.1.191
    192.168.1.255

Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
  5. Subnet

    172.16.0.0
    172.16.64.0
    172.16.128.0
    172.16.192.0
    Host Pertama
    172.16.0.1
    172.16.64.1
    172.16.128.1
    172.16.192.1
    Host Terakhir
    172.16.63.254
    172.16.127.254
    172.16.191.254
    172.16.255.254
    Broadcast
    172.16.63.255
    172.16.127.255
    172.16.191.255
    172.16..255.255

Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 172.16.255.255

Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.

Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.

Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

10.0.0.0 10.1.0.0 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 10.254.255.255 10.255.255.255

Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)

Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2

Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.

Source Mas Rommy.

REFERENSI

  1. Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.
  2. Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.
  3. Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004.

Berikut soal latihan, tentukan :
a) Alamat Subnet Mask,
b) Alamat Subnet,
c) Alamat Broadcast,
d) Jumlah Host yang dapat digunakan,
e) serta Alamat Subnet ke-3

dari alamat sebagai berikut:
1. 198.53.67.0/30
2. 202.151.37.0/26
3. 191.22.24.0/22

Saya coba berhitung-hitung seperti demikian ;-)

1. 198.53.67.0/30 –> IP class C:

Subnet Mask: /30 = 11111111.11111111.11111111.11111100 = 255.255.255.252
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22 – 2 = 2 host
Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
jadi blok Subnet: 0, 4, 8, 12, dst…
Host dan broadcast yang valid:


Maka dari perhitungan diperoleh:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.252
  • Alamat Subnet: 198.53.67.0, 198.53.67.4, 198.53.67.8, 198.53.67.12, … , 198.53.67.252
  • Alamat Broadcast: 198.53.67.3, 198.53.67.7, 198.53.67.11, 198.53.67.15 … 198.53.67.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 64×2 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 198.53.67.8

2.202.151.37.0/26 -> IP class C

Subnet Mask: /26 = 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 22 = 4 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet: 256 – 192 = 64, blok berikutnya: 64+64 = 128, 128+64 = 192
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 64, 128, 192
Host dan broadcast yang valid:

Maka dari perhitungan diperoleh:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.192
  • Alamat Subnet: 202.151.37.0, 202.151.37.64, 202.151.37.128, 202.151.37.192
  • Alamat Broadcast: 202.151.37.63, 202.151.37.127, 202.151.37.191, 202.151.37.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 4×62 = 248
  • Alamat Subnet ke-3: 202.151.37.128

3.191.22.24.0/22 –> IP class B
Subnet Mask: /22 = 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.252.0
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22– 2 = 2 host
Jumlah Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 4, 8, 12, 16, dst…

Alamat host yang valid:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.252.0
  • Alamat Subnet: 191.22.24.0, 191.22.24.4, 191.22.24.8, …, 191.22.24.252
  • Alamat Broadcast: 191.22.24.3, 191.22.24.7, 191.22.24.11, …, 191.22.24.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 2×64 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 191.22.24.8

Mohon kalo’ ada yang salah, silahkan dikoreksi ;-)

Source from : http://mti.ugm.ac.id/~subura/?p=8

Categories: Networking
 
Network Basic. at 17:59 on 15 March 2009
[...] posting sebelum-nya mengenai menghitung subnetting ip saya telah mengutip dari blogger lain yang menurut saya bagus utk di jadikan referensi jika anda [...]
 
Routing Static at 13:52 on 26 April 2009
[...] post terdahulu anda sudah melihat bagaimana menghitung subnetting IP dari beberapa Kelas yaitu A B C, sekarang [...]
ghozzell
wow terima kasih sekali artikel ini sangat membantu karna saya masih kurang paham tentang subneting tetapi sekarang sedikit demi sedikit saya mulai bisa memahami terima kasih banyak bro…
10 November 09 at 15:30
 
Analisa Kebutuhan Network ! at 07:56 on 12 November 2009
[...] Menggunakan Subnetting VLSM yang telah kita pelajari di sini, jika di asumsikan kebutuhan jaringan pada setiap Departemen A[100], B[25], C[40], D[13], E[5] [...]
inggrid
ini tulisan boleh nyontek dari situs ROMI SATRIA WAHONO..nora banget sih bukan karya sendiri…
8 December 09 at 03:35
Rizky
@ghozzell: You’re welcome ;)
@inggrid: Betul sekali, mungkin anda yang norak hehe… knp ? karena saya tetap mengakui klo itu memang punya Mas Rommy, gk liat yaah link source-nya di bawah ? dari awal saya sdh bilang

Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi.


Hohho.. jadi siapa yg norak ? anyway thanks udh mampir.

dan terus belajar….
8 December 09 at 14:26
jadi yang bner rumus buat mencari jumlah subnet pake dikurang 2 dlu ga??atau langsung 2 pangkat x???…
15 December 09 at 16:56
Rizky
@pey: Klo untuk mencari Jumlah Subnet Cukup 2 pangkat X, klo di kurang 2 itu menghitung jumlahh Hosts yang bisa di sediakan per-subnet tsb.

Coba ingat variabelnya !
x = 1
y = 0
15 December 09 at 17:04
It’s useful …
Gak apa walau bukan tulisan sendiri,yg penting maknanya yaitu buat berbagi, lagian anda jg memang memahami ilmu tsb, biar aja yg ngomongin, jalan terus. Keep to share !
9 January 10 at 07:50
Putgani
Thx untuk artikelnya ya, sangat membantu saya dalam ujian…
10 January 10 at 12:16
Rizky
@Terry: Hooh…, berbagi itu indah ;)
@Putgani: Sama2 bro… :D
10 January 10 at 14:05
Satriyo
misalnya ada soal seperti ini gimana?



Sebuah perusahaan memiliki berikut mempuyai kriteria
- 1st saat ini memiliki 25 subnet
- 2nd menggunakan kelas B IP Address
- 3rd memiliki maksimum 300 host id pada setiap segmen jaringan
- 4th perlu meninggalkan pandangan yang menggunakan gaun dalam subnet ich

Pertanyaan: Apa subnet mask yang tepat untuk digunakan dalam perusahaan?


gmana cara ngitungnya


tolong kirim ke email saya di satriyo_kza_bm@yahoo.co.id


tolong ya?????
25 February 10 at 06:50
tya
wat INGGRID,km itu kebangetan banget udah dapet info pake nyela2 orang,,,,,,
huft
4 March 10 at 06:49
hemmmmmm,,,,,thnks ea wat infonya,
eh y wat inggrid wonk udah dpet info malah nyela orang,
udah gitu asal ngomong g liat dulu,
cayo wat rizqi,,,,,!!
4 March 10 at 07:03
Rizky
@satriyo: Bisa di baca2 lagi penjelasan di atas :)
2 April 10 at 14:09
I have read a few of the articles on your website now, and I really like your style of blogging. I added it to my favorites blog list and will be checking back soon. Please check out my site as well and let me know what you think.
29 April 10 at 03:41
Stumbled into this site by chance but I’m sure glad I clicked on that link. You definitely answered all the questions I’ve been dying to answer for some time now. Will definitely come back for more of this. Thank you so much
1 May 10 at 03:38
Thanks for writing, I very much liked your newest post. I think you should post more frequently, you evidently have natural ability for blogging!
1 May 10 at 15:17
tolong mas cari in subnett 172.222.0.0
6 May 10 at 09:13
N@mk03L
thanks bgt ni artikelnya..
ogut lg butuh bgt wat ngertiin materi ini
11 May 10 at 03:52
Rizky
@rooney: silahkan di coba dulu… y ;)
11 May 10 at 03:54
Makasih ya mas . . . artikelnya membantu sekali . . . saya jadi ngerti nih. . . siap untuk uas . .


sekali lagi makasih sukse selalu . . .
20 June 10 at 17:38
Rizky
@zaki: Yup, semoga membantu ;)
21 June 10 at 01:00
Uchox
really thanks for article.:(
25 July 10 at 09:54
jaya
baru ngerti saya…
Izin copas yah mas… linknya saya cantumkan.. terimakasih…
27 July 10 at 07:55
magstab mas
28 July 10 at 09:55
Nico
Mas, klo cara nentuin sebuah IP masuk kedalam kelas A ato B ato C gmana ya..?agak bingung saya klo yg ini..Thx b4
5 August 10 at 04:46
Agus
saya suka dgn ini
terima kasih atas informasinya
5 September 10 at 04:28
vanda
mksh sayA udah tw cranya itung subnet
26 September 10 at 11:36
adera bastian
Dear bang agan please help dunk penjelasan IP V6 dengan pengertian yang mudah dimengerti mirip IP V4 sebelumnya. tHx
26 September 10 at 19:14
Penggila C3we™
mantab…..gan
TQ………
29 September 10 at 03:32
weebo
simple aj, liat aj byte pertamanya klo kelas A byte pertama 1-127,kelas B 128-191, kelas C 192-223….jadi klo ad ip address 192.168.0.1 termasuk kelas C
1 October 10 at 12:30
augusta petra kurniawan
256 pada blok subnet didapat darimana.? dan kalo kita menginginkan cuma 16 mesin apa ip nya spt ini :192.168.0.1/28
tk
7 October 10 at 12:02
emmm .. ak nasih bngung dlm mencari broadcast address nya !??
oia , sigma host itu apa sih ??

makasih sblumnya pak .. :)
15 October 10 at 22:59
god job bro… saya jadi tambah ngerti tentang subneting makasih atas artikelnya.. still typing bro… :)
25 October 10 at 05:57
ayank
mba aq mw nanya,
192.168.2.4/16 cara nyari subnet, jumlah host per subnet, block subnet, alamat host dan broadcast yg valid untuk ip adreass gmna??
aq masihh bingunng mba..
tlg ya… penting…
14 November 10 at 02:22
Chi_Cy
Makacih yc,,dah mnanbah ilmu pengetahuan dri cni saya bisa tau cra2 menghitung subnet… :-)
18 November 10 at 05:47
izzi
msii bngung saiia..
25 November 10 at 02:24
Rizky
@jaya: Sama..monggo silahkeun ;)
@RIO: mangtabs juga deh :D
@Nico: sudah di jawab oleh @weebo
@Agus: Yoi…no problem.
@vanda: Kembali…itulah nikmatnya berbagi :D
@Penggila C3we™: Sundul Gan ;)
@weebo: Thanks for your answers
@augusta: Tergantung kebutuhan…hmm..mungkin anda bisa baca2 lagi dengan teliti dan pelan2 ;)
@rendy: sigma… blm tahu aku :D
@mopheat: Thanks juga bro..udh mampir
@ayank: Correction: Call me Mas/Abang/Uda/Akang not mba :( … hehhee..coba di baca2 lagi deh..
@Chi_Cy: Iyaa…silahkan
@izzi: Masih bingung di mana nya ?
8 December 10 at 10:38
risca
Kalo ada pertanyaan seperti ini gimana yach penyelesaiannya ?????

NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/24….

Tentukan :

Berapa Jumlah IP addres yang bisa digunakan xxxx S/d yyyy ????

Subnet Mask?????

Network ID ?????

Broadcast ID????

Gateway????

Plis bantu ……
30 December 10 at 00:15
doumo arigatou…..
tugasku jadi terbantu…..
13 January 11 at 08:16
maksih yah,, tas referensinya!! okey,,,,!!
salam kenal to All,,,
15 January 11 at 14:11
Rizky
@risca: Bisa di baca kembali artikelnya ;)
@panda: arigatou gozaimasta :D
@icank: sama, salam kenal juga ;)
3 February 11 at 16:45
Terima kasih mas Riski, bermanfaat sekali.
18 February 11 at 02:18
Rizky
sama2 :D
18 February 11 at 03:06
noer
thx banget,sangat membantu untuk pengembangan diri.
23 February 11 at 07:03
noer
thx bgt atas artikelnya,mau tanya gmn menentukan blok subnet masknya,thx atas bantuanya
24 February 11 at 04:18
 
[...] Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi. selengkapnya [...]
thank’s bangat broo atas referensinya …………
19 March 11 at 02:55
saya masih bingung om,.seandainya sama punya IP 172.16.32.21/20 gmna hitungnya IP rangenya….
7 April 11 at 23:22
DroZdsign
gan maw nnya nih,,,
sblum nya mksih dulu buat info nya berguna bgt buat ane,,,
yg maw ane tnyain, ane dpet tugas kmpus n di tabel nya tuh selain itu ada lagi di paling bawah ada subnet mask nya,,,
kalo kasus nya 132.111.0.0/18 gmna subnet mask nya,,,,
thanks sbelumnya,,,
13 May 11 at 02:43
manatap
1 June 11 at 05:04
acu awin
thanks banget om…
lebih mudah pahaminya…
5 July 11 at 15:44
mantaps infonya….jadi ngerti…tp untuk ngitung subnet ada rumus begini juga lho …
2 pangkat x – 2
yg bner yg mana ya??
8 July 11 at 14:52
Mas Boy
Mas tanya yg soal no 3 nya ntu bukannya

Jumlah Host per Subnet: 2^10– 2 = 1022 host

dan Jumlah host seluruh nya itu…. 64×1022 = 65408

Gmana ? saya salah ga ?
29 October 11 at 14:18
Zam
Informasinya sangat membantu saya yang lagi belajar memahami subnetting ip
Terima kasih…
13 November 11 at 12:59
Rizky
monggo di liat2 lg.
14 November 11 at 15:50
bisa minta cara yg lebih mudah dan gampang di ingat ga nih?…
15 December 11 at 08:19
evayu
ijin copas ya..buat belajar :) hehe
19 December 11 at 11:05
@boby
mantap gan forum nya…….
24 February 12 at 03:03
tester
mantap, lengkap, jelas
tq
28 April 12 at 17:16
Mas Ijin Ambil buat bahan tugas ya.. makasih sebelumnya.
6 May 12 at 11:04
HAnum
Terima kasih, atas semua ilmu yang telah diberikan kepada saya. Saya tidak akan pernah melupakan semua iini, saya sungguh….
12 May 12 at 04:33
irul_tkj
bgmana cara menghitung jmlah ntmasknya kalo cm tahu ipnya aja, g tau CIDRnya gan???
31 May 12 at 03:16
raka
terima kasih ilmunya :D
27 June 12 at 01:33
zadit
Sangat bermanfaat, keep on sharing bro rizq. Credit to Mas Rommy Satria Wahono, bahasa yang mudah dipahami untuk materi teknis yang kental berhitung.
8 August 12 at 08:59
wah…. terimakasih artikelnya sangat sangat bermanfaat buat saya..,hehe
14 August 12 at 15:05
Thanks buat kesempatannya untuk sharing Ilmu :D
5 September 12 at 06:36
mantap gan, yang tak cariin, class c nya mana ya?
12 September 12 at 21:53
wah, sngat bermanfaat.
terimakasih :)
13 September 12 at 01:33
Rizky
Dear All, thanks buat partisipasinya :) – jika msh ada yg blm ngerti, bisa di baca lg tapi dengan “slow motion” di jamin. semoga post selanjutnya bisa lbh membantu.
13 September 12 at 03:43
ihsan azhary
masih bingung nih mas bagai mana cara hitungnya… :(
25 September 12 at 02:03
marabunta
buat yang udah baca trus masih belum paham, sabar. baca ulang deh, kata Rizky juga “slow motion” :D
saya jadi paham nih. lanjut gaaan. :D
makasih.. berbagi ilmu itu indah. :)
30 September 12 at 15:00
tataboga
arigato kk
12 October 12 at 04:11
SONIC
sebenarnya saya masih kurang paham tapi terimakasih
23 October 12 at 04:24
Rizky
sami2
8 November 12 at 06:13
Rizky
Siiip
8 November 12 at 06:13
azzhan
thnks z frend udh bagi” ilmu.
13 November 12 at 02:44
minal McCartney
cucok
13 November 12 at 02:47
Hannan
Bagus sih,tapi aku nggak paham,,mungkin ada penjelasan yang lebih gampang gitu,,thanks
4 December 12 at 01:09
makasih mas, walau emergency tpi sangat mengerti….nice blog
14 January 13 at 04:21
Siiip gan…mantep banget informasinya,..
membantu banged ni buat saya yang lagi nyari materi
oke gan….mohon like dan comment balik yooo,..thx U :D
29 January 13 at 13:22
wahyu ardiansyah
gmana yh cara nentuin subneting apabila host nya udh ktemu skiann?
mohon dbantu
30 January 13 at 10:50
alhamdulillah saya bisa memahami semua yang tertulis di atas…
terima kasih banyak…
2 June 13 at 07:26
ersyad
maksudnya “dimainkan” (CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat) pada perhitungan ip address class b itu???
apa maksudnya dikerjakan???
terimkasih :D
2 September 13 at 10:32
easy-understanding tutorial, thanks a lot! :)
27 September 13 at 08:32
 
SUBNETTING | risman uye at 08:34 on 14 December 2013
[...] Rizqi. 2009. Menghitung Subnetting. Diambil Tanggal 28 Maret 2013 Dalamhttp://rizqtech.net/2009/03/15/menghitung-subnetting-ip/ Wahono, Romi Satrio. 2006. Memahami Konsep Subnetting Dengan Mudah. Diambil Tanggal 23 Maret 2013 [...]