Mar 15


Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi.

Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.

Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?

Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
  5. Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.64
    192.168.1.128
    192.168.1.192
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.65
    192.168.1.129
    192.168.1.193
    Host Terakhir
    192.168.1.62
    192.168.1.126
    192.168.1.190
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.63
    192.168.1.127
    192.168.1.191
    192.168.1.255

Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
  5. Subnet

    172.16.0.0
    172.16.64.0
    172.16.128.0
    172.16.192.0
    Host Pertama
    172.16.0.1
    172.16.64.1
    172.16.128.1
    172.16.192.1
    Host Terakhir
    172.16.63.254
    172.16.127.254
    172.16.191.254
    172.16.255.254
    Broadcast
    172.16.63.255
    172.16.127.255
    172.16.191.255
    172.16..255.255

Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 172.16.255.255

Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.

Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.

Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

10.0.0.0 10.1.0.0 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 10.254.255.255 10.255.255.255

Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)

Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2

Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.

Source Mas Rommy.

REFERENSI

  1. Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.
  2. Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.
  3. Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004.

Berikut soal latihan, tentukan :
a) Alamat Subnet Mask,
b) Alamat Subnet,
c) Alamat Broadcast,
d) Jumlah Host yang dapat digunakan,
e) serta Alamat Subnet ke-3

dari alamat sebagai berikut:
1. 198.53.67.0/30
2. 202.151.37.0/26
3. 191.22.24.0/22

Saya coba berhitung-hitung seperti demikian ;-)

1. 198.53.67.0/30 –> IP class C:

Subnet Mask: /30 = 11111111.11111111.11111111.11111100 = 255.255.255.252
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22 – 2 = 2 host
Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
jadi blok Subnet: 0, 4, 8, 12, dst…
Host dan broadcast yang valid:


Maka dari perhitungan diperoleh:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.252
  • Alamat Subnet: 198.53.67.0, 198.53.67.4, 198.53.67.8, 198.53.67.12, … , 198.53.67.252
  • Alamat Broadcast: 198.53.67.3, 198.53.67.7, 198.53.67.11, 198.53.67.15 … 198.53.67.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 64×2 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 198.53.67.8

2.202.151.37.0/26 -> IP class C

Subnet Mask: /26 = 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 22 = 4 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet: 256 – 192 = 64, blok berikutnya: 64+64 = 128, 128+64 = 192
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 64, 128, 192
Host dan broadcast yang valid:

Maka dari perhitungan diperoleh:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.192
  • Alamat Subnet: 202.151.37.0, 202.151.37.64, 202.151.37.128, 202.151.37.192
  • Alamat Broadcast: 202.151.37.63, 202.151.37.127, 202.151.37.191, 202.151.37.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 4×62 = 248
  • Alamat Subnet ke-3: 202.151.37.128

3.191.22.24.0/22 –> IP class B
Subnet Mask: /22 = 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.252.0
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22– 2 = 2 host
Jumlah Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 4, 8, 12, 16, dst…

Alamat host yang valid:

  • Alamat Subnet Mask: 255.255.252.0
  • Alamat Subnet: 191.22.24.0, 191.22.24.4, 191.22.24.8, …, 191.22.24.252
  • Alamat Broadcast: 191.22.24.3, 191.22.24.7, 191.22.24.11, …, 191.22.24.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 2×64 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 191.22.24.8

Mohon kalo’ ada yang salah, silahkan dikoreksi ;-)

Source from : http://mti.ugm.ac.id/~subura/?p=8

Enjoy this Post!

Add to Mixx!

Random Posts




63 Responses to “Menghitung Subnetting IP.”

  1. Network Basic. Says:

    [...] posting sebelum-nya mengenai menghitung subnetting ip saya telah mengutip dari blogger lain yang menurut saya bagus utk di jadikan referensi jika anda [...]

  2. Routing Static Says:

    [...] post terdahulu anda sudah melihat bagaimana menghitung subnetting IP dari beberapa Kelas yaitu A B C, sekarang [...]

  3. ghozzell Says:

    wow terima kasih sekali artikel ini sangat membantu karna saya masih kurang paham tentang subneting tetapi sekarang sedikit demi sedikit saya mulai bisa memahami terima kasih banyak bro…

  4. Analisa Kebutuhan Network ! Says:

    [...] Menggunakan Subnetting VLSM yang telah kita pelajari di sini, jika di asumsikan kebutuhan jaringan pada setiap Departemen A[100], B[25], C[40], D[13], E[5] [...]

  5. inggrid Says:

    ini tulisan boleh nyontek dari situs ROMI SATRIA WAHONO..nora banget sih bukan karya sendiri…

  6. Rizky Says:

    @ghozzell: You’re welcome ;)
    @inggrid: Betul sekali, mungkin anda yang norak hehe… knp ? karena saya tetap mengakui klo itu memang punya Mas Rommy, gk liat yaah link source-nya di bawah ? dari awal saya sdh bilang

    Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi.

    Hohho.. jadi siapa yg norak ? anyway thanks udh mampir.

    dan terus belajar….

  7. pey Says:

    jadi yang bner rumus buat mencari jumlah subnet pake dikurang 2 dlu ga??atau langsung 2 pangkat x???…

  8. Rizky Says:

    @pey: Klo untuk mencari Jumlah Subnet Cukup 2 pangkat X, klo di kurang 2 itu menghitung jumlahh Hosts yang bisa di sediakan per-subnet tsb.

    Coba ingat variabelnya !
    x = 1
    y = 0

  9. Terry Says:

    It’s useful …
    Gak apa walau bukan tulisan sendiri,yg penting maknanya yaitu buat berbagi, lagian anda jg memang memahami ilmu tsb, biar aja yg ngomongin, jalan terus. Keep to share !

  10. Putgani Says:

    Thx untuk artikelnya ya, sangat membantu saya dalam ujian…

  11. Rizky Says:

    @Terry: Hooh…, berbagi itu indah ;)
    @Putgani: Sama2 bro… :D

  12. Satriyo Says:

    misalnya ada soal seperti ini gimana?

    Sebuah perusahaan memiliki berikut mempuyai kriteria
    - 1st saat ini memiliki 25 subnet
    - 2nd menggunakan kelas B IP Address
    - 3rd memiliki maksimum 300 host id pada setiap segmen jaringan
    - 4th perlu meninggalkan pandangan yang menggunakan gaun dalam subnet ich

    Pertanyaan: Apa subnet mask yang tepat untuk digunakan dalam perusahaan?

    gmana cara ngitungnya

    tolong kirim ke email saya di satriyo_kza_bm@yahoo.co.id

    tolong ya?????

  13. tya Says:

    wat INGGRID,km itu kebangetan banget udah dapet info pake nyela2 orang,,,,,,
    huft

  14. tya Says:

    hemmmmmm,,,,,thnks ea wat infonya,
    eh y wat inggrid wonk udah dpet info malah nyela orang,
    udah gitu asal ngomong g liat dulu,
    cayo wat rizqi,,,,,!!

  15. Rizky Says:

    @satriyo: Bisa di baca2 lagi penjelasan di atas :)

  16. Ruben Fravel Says:

    I have read a few of the articles on your website now, and I really like your style of blogging. I added it to my favorites blog list and will be checking back soon. Please check out my site as well and let me know what you think.

  17. seo services Says:

    Stumbled into this site by chance but I’m sure glad I clicked on that link. You definitely answered all the questions I’ve been dying to answer for some time now. Will definitely come back for more of this. Thank you so much

  18. Holotrouffnuh Says:

    Thanks for writing, I very much liked your newest post. I think you should post more frequently, you evidently have natural ability for blogging!

  19. rooney Says:

    tolong mas cari in subnett 172.222.0.0

  20. N@mk03L Says:

    thanks bgt ni artikelnya..
    ogut lg butuh bgt wat ngertiin materi ini

  21. Rizky Says:

    @rooney: silahkan di coba dulu… y ;)

  22. zaki Says:

    Makasih ya mas . . . artikelnya membantu sekali . . . saya jadi ngerti nih. . . siap untuk uas . .

    sekali lagi makasih sukse selalu . . .

  23. Rizky Says:

    @zaki: Yup, semoga membantu ;)

  24. Uchox Says:

    really thanks for article.:(

  25. jaya Says:

    baru ngerti saya…
    Izin copas yah mas… linknya saya cantumkan.. terimakasih…

  26. RIO Says:

    magstab mas

  27. Nico Says:

    Mas, klo cara nentuin sebuah IP masuk kedalam kelas A ato B ato C gmana ya..?agak bingung saya klo yg ini..Thx b4

  28. Agus Says:

    saya suka dgn ini
    terima kasih atas informasinya

  29. vanda Says:

    mksh sayA udah tw cranya itung subnet

  30. adera bastian Says:

    Dear bang agan please help dunk penjelasan IP V6 dengan pengertian yang mudah dimengerti mirip IP V4 sebelumnya. tHx

  31. Penggila C3we™ Says:

    mantab…..gan
    TQ………

  32. weebo Says:

    simple aj, liat aj byte pertamanya klo kelas A byte pertama 1-127,kelas B 128-191, kelas C 192-223….jadi klo ad ip address 192.168.0.1 termasuk kelas C

  33. augusta petra kurniawan Says:

    256 pada blok subnet didapat darimana.? dan kalo kita menginginkan cuma 16 mesin apa ip nya spt ini :192.168.0.1/28
    tk

  34. rendy Says:

    emmm .. ak nasih bngung dlm mencari broadcast address nya !??
    oia , sigma host itu apa sih ??

    makasih sblumnya pak .. :)

  35. mopheat Says:

    god job bro… saya jadi tambah ngerti tentang subneting makasih atas artikelnya.. still typing bro… :)

  36. ayank Says:

    mba aq mw nanya,
    192.168.2.4/16 cara nyari subnet, jumlah host per subnet, block subnet, alamat host dan broadcast yg valid untuk ip adreass gmna??
    aq masihh bingunng mba..
    tlg ya… penting…

  37. Chi_Cy Says:

    Makacih yc,,dah mnanbah ilmu pengetahuan dri cni saya bisa tau cra2 menghitung subnet… :-)

  38. izzi Says:

    msii bngung saiia..

  39. Rizky Says:

    @jaya: Sama..monggo silahkeun ;)
    @RIO: mangtabs juga deh :D
    @Nico: sudah di jawab oleh @weebo
    @Agus: Yoi…no problem.
    @vanda: Kembali…itulah nikmatnya berbagi :D
    @Penggila C3we™: Sundul Gan ;)
    @weebo: Thanks for your answers
    @augusta: Tergantung kebutuhan…hmm..mungkin anda bisa baca2 lagi dengan teliti dan pelan2 ;)
    @rendy: sigma… blm tahu aku :D
    @mopheat: Thanks juga bro..udh mampir
    @ayank: Correction: Call me Mas/Abang/Uda/Akang not mba :( … hehhee..coba di baca2 lagi deh..
    @Chi_Cy: Iyaa…silahkan
    @izzi: Masih bingung di mana nya ?

  40. risca Says:

    Kalo ada pertanyaan seperti ini gimana yach penyelesaiannya ?????

    NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/24….

    Tentukan :

    Berapa Jumlah IP addres yang bisa digunakan xxxx S/d yyyy ????

    Subnet Mask?????

    Network ID ?????

    Broadcast ID????

    Gateway????

    Plis bantu ……

  41. panda Says:

    doumo arigatou…..
    tugasku jadi terbantu…..

  42. icank Says:

    maksih yah,, tas referensinya!! okey,,,,!!
    salam kenal to All,,,

  43. Rizky Says:

    @risca: Bisa di baca kembali artikelnya ;)
    @panda: arigatou gozaimasta :D
    @icank: sama, salam kenal juga ;)

  44. Hendra Says:

    Terima kasih mas Riski, bermanfaat sekali.

  45. Rizky Says:

    sama2 :D

  46. noer Says:

    thx banget,sangat membantu untuk pengembangan diri.

  47. noer Says:

    thx bgt atas artikelnya,mau tanya gmn menentukan blok subnet masknya,thx atas bantuanya

  48. Cara MudahMenghitung Subnetting IP « Hidayahweb Says:

    [...] Berikut Adalah bahan Bacaan RINGAN Tentang Perhitungan Subnetting, yang menurut saya bagus untuk di jadikan referensi. selengkapnya [...]

  49. hepispeed Says:

    thank’s bangat broo atas referensinya …………

  50. zaenal fanani Says:

    saya masih bingung om,.seandainya sama punya IP 172.16.32.21/20 gmna hitungnya IP rangenya….

  51. DroZdsign Says:

    gan maw nnya nih,,,
    sblum nya mksih dulu buat info nya berguna bgt buat ane,,,
    yg maw ane tnyain, ane dpet tugas kmpus n di tabel nya tuh selain itu ada lagi di paling bawah ada subnet mask nya,,,
    kalo kasus nya 132.111.0.0/18 gmna subnet mask nya,,,,
    thanks sbelumnya,,,

  52. sandro Says:

    manatap

  53. acu awin Says:

    thanks banget om…
    lebih mudah pahaminya…

  54. Trey Says:

    mantaps infonya….jadi ngerti…tp untuk ngitung subnet ada rumus begini juga lho …
    2 pangkat x – 2
    yg bner yg mana ya??

  55. Mas Boy Says:

    Mas tanya yg soal no 3 nya ntu bukannya

    Jumlah Host per Subnet: 2^10– 2 = 1022 host

    dan Jumlah host seluruh nya itu…. 64×1022 = 65408

    Gmana ? saya salah ga ?

  56. Zam Says:

    Informasinya sangat membantu saya yang lagi belajar memahami subnetting ip
    Terima kasih…

  57. Rizky Says:

    monggo di liat2 lg.

  58. Benny Says:

    bisa minta cara yg lebih mudah dan gampang di ingat ga nih?…

  59. evayu Says:

    ijin copas ya..buat belajar :) hehe

  60. @boby Says:

    mantap gan forum nya…….

  61. tester Says:

    mantap, lengkap, jelas
    tq

  62. Fajar Says:

    Mas Ijin Ambil buat bahan tugas ya.. makasih sebelumnya.

  63. HAnum Says:

    Terima kasih, atas semua ilmu yang telah diberikan kepada saya. Saya tidak akan pernah melupakan semua iini, saya sungguh….

Leave a Reply